Senin, 02 November 2015

Belajar Mengeja, Membaca Huruf Vokal, dan Mewarnai bersama TK Satu Atap

Kelas: LA03
Dosen: Dian Kusumajati
Waktu: Senin, 26 Oktober 2015
Jam: 7.30 - 9.00
Lokasi: Palmerah
Jumlah anak didik: 18

Anggota yang hadir:
Maichel (1901463803)
Lubna M (1901527132)

Anggota yang tidak hadir: Rajesh Khahar (1901502703), Desya Jovanca (1901509312)



Pagi hari ini adalah hari kedua kami mengajar di TK Satu Atap. Sayang sekali di hari secerah ini kelompok kami hanya bisa berkumpul sebanyak dua orang, karena kendala teknis masing-masing anggota lain. Namun kami tetap mengajar apapun kendalanya. Karena adik-adik peserta didik di TK Satu Atap sudah berharap untuk diajar oleh kami, jadi jika kami batal mengajar karena kurangnya anggota dikhawatirkan akan mengecewakan mereka nantinya.
 

Di awal, sebelum masuk ke kelas, adik-adik peserta didik TK Satu Atap diarahkan untuk baris-berbaris terlebih dahulu. Setelah komando dari ibu guru, adik-adik kemudian masuk ke kelas satu per satu dengan tertib. Setelah memasuki kelas, masing-masing peserta didik menduduki kursi tempat duduk mereka masing-masing. Setelah rapi dan duduk manis, adik-adik peserta didik menyanyikan lagu Selamat Pagi yang kami bimbing dengan kecrekan. Disambung lagi dengan lagu-lagu lain seperti Nama-Nama Hari, lalu Lampu Lalu Lintas yang nadanya mirip Pelangi Pelangi. Setelah itu, kami mengabsen murid-murid yang hadir di kelas saat itu. Ternyata hari ini bukan hanya tim kelompok 1 LA03 saja yang tidak bisa hadir secara lengkap, rupanya hari ini jumlah peserta didik juga berkurang dari hari kemarin. Namun seiring waktu berjalan, ada beberapa peserta didik yang datang di tengah pertemuan berlangsung, dibimbing masuk oleh orangtua/wali mereka.

Maichel mengabsen daftar hadir peserta didik



Kami mengajar adik-adik peserta didik membaca huruf-huruf vokal, A, I, U, E, O. Pada awalnya kami menunjukkan secara berurutan huruf-huruf yang kami tunjuk, dan membimbing adik-adik untuk mengucapkannya, “Aaaa!” atau “Iiii!”, atau, “Uuuu!”, atau “Eeee!” atau “Oooo!” setelah itu kami mengacak huruf yang ditunjuk dan membiarkan adik-adik peserta didik itu membaca sendiri huruf yang diacak tadi. Setelah membaca huruf-huruf vokal yang berjumlah lima itu, kami beralih ke belajar mengaja kata. Kata-kata yang dieja adalah kata-kata yang sederhana, contohnya IKAN, BAJU, CELANA, JERUK, APEL beserta gambarnya yang ditulis di papan. Anak-anak mengikuti ejaan yang kami arahkan dengan sangat baik, dan semangat belajar yang membara.


para murid yang antusias mengeja huruf-huruf

Setelah semua ejaan per kata yang tertulis di papan tulis sudah dieja, para peserta didik diberi tugas untuk mewarnai LKS yang terdapat gambar anak-anak kecil bermain bola. Kami membagikan LKS masing-masing anak ke pemiliknya, dan tak lupa kami berikan pensil serta pensil warna juga. Anak-anak mendapat contoh sketsa mewarnai yang sudah berwarna penuh yang diberikan oleh ibu guru, namun hanya sekadar contoh saja, anak-anak bisa mewarnai sebebas kreasi mereka nantinya. Kami pun membimbing masing-masing anak yang terlihat bingung mau menggambar dengan warna apa, atau kesulitan mewarnai karena terlalu lama mengerengi pensil warnanya. 

Setelah beberapa menit berlangsung, anak-anak mulai banyak yang menyelesaikan pewarnaan pada sketsa gambar mereka. LKS pun dikumpulkan ke depan kelas dan mereka boleh keluar kelas untuk main di luar. Dan semakin waktu berjalan semakin sedikit juga anak yang mewarnai di kelas, kami berusaha membantu anak-anak yang masih belum juga menyelesaikan gambarnya dengan mengajak mereka berbicara dan memberi saran-saran.
 
 Lubna membimbing peserta didik mengawali pertemuan dengan berdoa

Setelah semua anak selesai mewarnai, akhirnya anak-anak yang sudah keluar kelas pun berkumpul ke dalam kelas lagi untuk mulai memakan bekal mereka masing-masing. Jam makan siang pun dimulai. Sebagai reward, kami memberikan agar-agar dan permen untuk anak-anak yang sudah mewarnai dengan bagus hari ini. Setelah selesai memakan makan siang mereka, adik-adik duduk kembali ke tempat, merapikan meja, lalu membaca do'a setelah belajar, dan duduk manis hingga dipanggil namanya oleh ibu guru. Setelah itu mereka berbaris dan mencium tangan kami serta ibu guru.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar